Your Ad Here

Saturday, June 16, 2012

Manajer Batam Centre Hotel Bantah Sembunyikan Neneng

Manajer Batam Centre Hotel Bantah Sembunyikan Neneng
Lokasi Batam Centre Hotel (BCH) di daerah Batam Centre Kepri, Neneng diduga menginap di sini
BATAM - Misteri persembunyian Neneng Sri Wahyuni perlahan mulai terungkap. Istri mantan bendahara umum DPP Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin menginap di Batam Centre Hotel di Komplek Raffles City Blok E No. 6 - 9 Batam Centre Kepri dengan nama Nadia Chairunnisa.

Terendusnya tempat menginap tersangka kasus dugaan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2008 cukup sulit.

Alasannya Neneng menggunakan nama palsu, sehingga tidak begitu mudah terlacak oleh Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau petugas Imigrasi. Salah satu rekan Neneng, Mohamad Hasan bin Khusni Mohamad dibenarkan datang langsung memesan kamar bernomor 315 dan 318. Saat itu, Mohamad Hasan melakukan check ini pukul 19.01 WIB, Selasa (12/6/2012). Hasan tiba bersama-sama R Azmi bin Mohamad Yusof dan Chamila (pembantu Neneng).

“Dia (Hasan, red) memang check ini di hotel kami pada Selasa (12/6/2012) pukul 19.01 WIB. Petugas resepsionis mengambil identitasnya, oleh karena dia tamu asing makanya paspor yang dipindai (scan) ke database,” ujar General Manager Batam Centre Hotel, Rizal di Batam, Sabtu (16/6/2012).

Kemudian keesokan harinya, Rabu (13/6/2012), tamu yang menginap di kamar 315 dan 318 check out dari hotel pukul 07.31 WIB. Seluruh data dan identitas tetamu yang menginap sudah direkam secara baik melalui sistem. Adapun nama Nadia Khairunisa tidak ada di dalam daftar nama tamu BCH.

“Kami luruskan, tidak ada nama tamu kami yang bernama Nadia Khairunisa. Kalau tamu bernama Mohamad Hasan bin Khusni Mohamad warga Malaysia memang menginap di sini. Kami mengetahui semua ini setelah Tim KPK memeriksa seluruh data dan rekaman CCTV pada Kamis (14/6/2012) kemarin,” tegas Rizal serius.

Untuk itu, Neneng Sri Wahyuni yang menginap di hotel BCH kamar 211 mulai Minggu (10/6/2012) menggunakan nama nadia Kharunisa tidak benar adanya. Alasannya, nama itu memang tidak ada dalam daftar tamu. Rizal berharap kepada seluruh pihak untuk tidak memperkeruh suasana yang sedang panas ini.

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

0 comments:

Post a Comment