Your Ad Here

Wednesday, June 6, 2012

Korban Kebakaran Bantaeng Telantar di Emperan Pasar

Korban Kebakaran Bantaeng Telantar di Emperan Pasar
BANTAENG - Puluhan korban kebakaran di permukiman nelayan di Dusun Lambocca, Desa Biangkeke, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng telantar. Hingga Kamis (7/6/2012), mereka menginap di emperan Pasar Lambocca karena belum ada tempat penampungan untuk mereka.

Para korban kebakaran terlihat berbaring di emperan pasar yang memang berada tidak jauh dari tempat tinggal mereka yang terbakar. Mereka memilih bertahan di tempat itu sambil menunggu bantuan tenda darurat dari pemerintah setempat, sementara sebagian korban lainnya memilih menginap di rumah tetangga yang tidak terkena dampak kebakaran.

Angin laut yang berhembus saat malam hari semakin menyulitkan para pengungsi ini, apalagi emperan pasar itu memang di desain tidak berdinding. Tidak hanya itu, sebagian besar korban yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan ini memilih tidak melaut. Nasir mengaku membutuhkan tenda untuk tempat tinggal sementara dan dapur umum untuk memasak.

"Bantuan bahan makanan dari pemerintah setempat memang sudah disalurkan. Namun, kami kesulitan saat hendak memasak bahan makanan, karena tidak ada tenda darurat," jelas Nasir, salah seorang korban kebakaran.

Selain bahan makanan, Nasir mengutarakan para korban kebakaran juga sangat membutuhkan pakaian bekas. Menurutnya, korban kebakaran saat ini sudah tidak memiliki pakaian lagi karena habis dilalap api.

Kepala bidang Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bantaeng, Jufri mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan yang sifatnya darurat. Bantuan-bantuan itu berupa bantuan bahan makanan yang mudah dikelola seperti mi instan dan beras.

Sementara itu Kepala Bbadan Penanggulangan Bencana Ddaerah (BPBD) Bantaeng, Rasyid mengaku masih berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk dapat menampung para korban kebakaran itu. Diakuinya, BPBD Bantaeng selama ini belum memiliki fasilitas tenda darurat dan dapur umum.

Rencananya, BPBD akan menjadikan emperan pasar itu sebagai tempat mengungsi. Pihaknya akan membuat dinding semi permanen yang menempel di emperan pasar itu. "Rencananya, emperan pasar itu mau didinding supaya bisa dijadikan tempat penampungan yang sedikit permanen," jelas Rasyid.

Sumber : KOMPAS.com

0 comments:

Post a Comment