Your Ad Here

Wednesday, May 30, 2012

"Kolonel" Ancam Tembak Korban Tembok Roboh

"Kolonel" Ancam Tembak Korban Tembok Roboh
Sebuah tembok milik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pengembangan Bisnis dan Manajemen (STIE PBM) di Jl. Dewi Sartika, 4 E-F, Cililitan, Jakarta Timur, ambruk menimpa atap warga
JAKARTA — Peristiwa ambruknya tembok Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pengembangan Bisnis dan Manajemen yang menimpa empat rumah warga di belakangnya menyisakan kekecewaan bagi para korban.

Salah satu korban bernama Nandar (34). Warga Jalan Cililitan Kecil III RT 11 RW 03, Cililitan, Jakarta Timur, yang rumah bagian belakangnya hancur tertimpa reruntuhan itu mengatakan, beberapa saat setelah peristiwa terjadi, perwakilan yayasan sempat mendatangi warga. Namun, bukan solusi yang dicapai, malah ancaman penembakan yang didapatnya.

"Dia ngaku kolonel, 'jangan ngomong keras-keras sama saya, nanti saya tembak kepala kamu'," ujar Nandar kepada wartawan di lokasi kejadian sambil menirukan pembicaraan pria tersebut, Rabu (30/5/2012).

Komunikasi memanas saat Nandar mempertanyakan keberadaan kamar mandi di sepanjang tembok bangunan. Dialog antara pria yang mengaku penanggung jawab gedung dengan para korban hanya disaksikan oleh warga setempat, tidak dengan pejabat terkait, seperti Ketua RT, RW, lurah atau camat setempat.

"Tujuannya damai. Ceritanya ini musibah, awalnya dari apa, dia bilangnya dari Tuhan, tetapi kan penyebabnya manusia. Dia bikin bangunan di atas rumah kami," katanya.

Sebagai korban dari musibah tersebut, dirinya mengaku tak terima atas perlakukan pria yang mengaku berpangkat kolonel tersebut. Dikatakan, setiap pihak yang terlibat dalam musibah serta pelaku pengancaman yang menimpa dirinya dan warga harus bertanggung jawab. Dialog tersebut pun akhirnya tidak menghasilkan solusi apa pun bagi korban yang rumahnya porak-poranda akibat reruntuhan tembok. Para korban rencananya akan melakukan perundingan kembali yang difasilitasi camat setempat mengenai proses ganti rugi.

Sebelumnya diberitakan, tembok milik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pengembangan Bisnis dan Manajemen (STIE PBM) ambruk menimpa empat rumah yang berada di belakangnya. Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Posisi gedung sekolah tersebut terletak di Jalan Dewi Sartika, 4 E-F, Cililitan, Jakarta Timur.

Empat rumah warga yang tertimpa tembok terletak di Jalan Cililitan Kecil III RT 11 RW 03, Cililitan, Jakarta Timur, persis di belakang bangunan. Air yang mengalir deras dari gorong-gorong tersebut membuat tanah di bawah tembok pembatas antara gedung dan permukiman warga terkikis. Hal itu mengakibatkan tembok setinggi dada orang dewasa tersebut menimpa empat rumah warga yang berada di bawahnya. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sumber : KOMPAS.com

0 comments:

Post a Comment