Your Ad Here

Bergelantungan di Ketinggian 12 Meter

Beijing - Penduduk Guangzhou, China dikejutkan oleh insiden seorang balita yang bergelantungan di ketinggian 12 meter pada sebuah apartemen.

Bawa Sabu Di Bui

Bangkok - Seorang wanita Malaysia ditahan atas tuduhan penyelundupan narkoba setelah kedapatan membawa 4,8 kilogram sabu di bandara Bangkok, Thailand.

Suap Seks

Jakarta Gratifikasi atau suap seks bagi pejabat negara diatur tegas di Singapura.

Kondisi PNS Kritis

JAYAPURA — Kondisi PNS Kodam XVII Cendrawasih, Arwan, yang ditembak orang tak dikenal, hingga pagi ini masih kritis. Sebelumnya, Arwan diberitakan tewas.

Senpi Rakitan

Jakarta - Senjata api rakitan di kawasan Cipacing, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dijual ke beberapa jaringan perampok bersenjata api.

Thursday, February 28, 2019

Video Panas PNS di Mobil Hebohkan Lampung



Video hot PNS Pringsewu Lampung viral di media sosial. Dalam video itu terlihat aparatur sipil negara (ASN) Pringsewu berinisial S mengemudikann mobil.

Saat itu ia masih mengenakan pakaian dinas harian (PDH) Pemkab Pringsewu. Di sampingnya duduk seorang wanita muda mengenakan kaos hitam.

Wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut tampak menggoda. Ia merapatkan kepalanya ke tubuh S. Bahkan ia sempat mencium leher pria yang berusia sekitar 50 tahun tersebut. Wanita itu tersenyum sambil menyanyikan lagu ‘Rindu Melanda Hati’ dengan cara lipsync.

“Rindu ini menyiksa diri, memaksa untuk bertemu denganmu, izinkan sejenak aku, meluapkan rasa rinduku,” demikian lirik lagu yang dinyanyikan wanita itu dan diakiri denan mencium leher S.

Keterangan Kepala Dinas
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pringsewu, Nazri membenarkan pria di dalam video tersebut adalah anak buahnya. Ia menyatakan, pihaknya sudah memberikan pembinaan kepada S.

”Ya, sudah kita proses sesuai kepegawaian. Ditanya langsung kepada yang bersangkutan,” kata Nazri, sebagaimana dilansir Radar Lampung, Selasa (26/2).

PNS Pemkab Pringsewu Lampung mesra dengan wanita muda di mobil Nazri menuturkan, saat dikonfirmasi, S mengaku video tersebut diunggah tanpa seizinnya.

”Ia juga mengaku menyesali perbuatannya tersebut. Untuk mekanismenya, kita lakukan pembinaan sesuai ketentuan kepegawaian,” tegasnya.

Sementara saat dihubungi, ponsel milik S tidak aktif. Termasuk saat ditemui di kantornya. Ia tidak berada di tempat. Video hot PNS Pringsewu Lampung ini diunggah oleh akun Instagram _thinksmart.id.

Tuesday, October 2, 2012

Demam Berdarah Mulai Mengancam Blora

Demam Berdarah Mulai Mengancam Blora

BLORA - Menjelang musim pancaroba penyakit demam berdarah (DB) mulai mengancam warga Blora. Air yang menggenang di tempat yang tidak bersih memicu munculnya jentik nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus dengue penyebab demam berdarah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora, Henny Indriyanti melalui Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (P2PLP), Lilik Hernanto, menyatakan penyakit DB bisa saja muncul setiap saat. Tidak peduli saat musim hujan, pancaroba maupun musim kemarau.

‘’Sepanjang ada genangan air di wadah atau tempat yang kotor, di situlah sangat mungkin muncul jentik nyamuk Aedes Aegypti,’’ ujarnya, Rabu (3/10).

Dia mengungkapkan kasus DB di Blora terakhir menimpa Tiara, bayi berusia sembilan bulan. Tiara yang beralamat di Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora itu meninggal pada 22 September 2012 karena menderita penyakit DB.

Lilik Hernanto, mengungkapkan tahun ini mulai Januari hingga awal Oktober, jumlah kasus DB di Blora sebanyak 246 kasus. Dari jumlah tersebut empat orang penderita DB meninggal dunia. ‘’Terakhir yang meninggal adalah Tiara,’’ tandasnya.

Menyikapi mulai munculnya penyakit DB, Lilik Hernanto kembali mengingatkan warga untuk waspada. ‘’Kalau ada anggota keluarga yang mengalami panas tiga hari segera bawa ke dokter atau tempat pelayanan kesehatan seperti puskesmas maupun rumah sakit,’’ katanya.

Dia juga meminta masyarakat untuk kembali mengintensipkan program pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Yakni dengan melakukan gerakan 3-M; menutup, menguras dan mengubur, wadah tempat perkembangbiakan nyamuk. ‘’Saat musim kemarau karena jarang air biasanya orang jadi eman menguras bak air. Perilaku seperti itu harus dihindari,’’ ujarnya.

Lilik menyatakan sementara ini yang dilakukan Dinas Kesehatan untuk pencegahan DB adalah dengan melakukan fogging atau pengasapan di wilayah tempat terjadinya kasus DB. Selain itu juga fogging selektif pada desa-desa endemis DB.

Sumber : suaramerdeka.com

Polisi Buru Tiga Pencuri Kerupuk

Polisi Buru Tiga Pencuri Kerupuk

SEMARANG - Tiga pelaku pencurian kerupuk di salah satu kios, di Kompleks Pasar Suryo Kusumo, Sidodrajad, Pedurungan, Selasa (2/10) pagi, masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Adapun satu pelaku lain berhasil digelandang ke Mapolsek Pedurungan, setelah para pedagang beramai-ramai melakukan penangkapan.

Pelaku yang diketahui bernama Doni Indriyana (24), warga Jalan Barito Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, tak dapat mengelak karena ditangannya masih ditemukan 2 bungkus kerupuk hasil curiannya itu.

Menurut pemilik kios Tri Endah Sukapti (50), pencurian itu diketahui terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu, dia yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, mendapat kabar dari salah seorang warga jika kiosnya telah menjadi korban pencurian.

"Dengar kabar itu, saya langsung lari ke kios dan melakukan pengecekan. Dan ternyata benar, kios saya telah dibobol pencuri, kunci gembong pintu belakang kios rusak dijebol," ungkapnya saat berada di Mapolsek Pedurungan, Selasa (2/10).

Pada waktu bersamaan, lanjut dia, warga di sekitar lokasi juga masih melakukan pengejaran, hingga salah satu dari pelaku yang berjumlah empat orang berhasil ditangkap dan diserahkan ke kantor polisi tersebut. "Polisi datang terus pelaku itu dibawa, saya juga ikut ke kantor polisi untuk melakukan laporan resmi pencurian yang terjadi di kios saya," ujarnya.

Tri membeberkan, selain 2 bungkus kerupuk, beberapa barang dagangan yang berada di dalam kiosnya itu juga ikut dibawa kabur para pelaku. Di antaranya 24 bungkus mi kering, 4 bungkus kerupuk udang, 2 bungkus bihun ukuran besar, 7 bungkus ukuran kecil bihun jagung serta 4 bungkus kerupuk cabai rawit. "Kerugian saya perkirakan sekitar Rp 262 ribu," terangnya.

Kapolsek Pedurungan Kompol Yudhi Arto Wiyono mengatakan, pelaku yang tertangkap masih diminta keterangan untuk mengarah ke pengungkapan serta penangkapan tiga pelaku lain. "kami masih melakukan penyidikan dan ketiga pelaku yang berhasil kabur masih terus kami kejar," tandasnya.

Sumber : suaramerdeka.com